This campaign is now closed.



Kamboja: Dukung para buruh yang diterlantarkan pengusaha dalam perjuangan mereka menuntut upah dan tunjangan

In partnership with Workers United Canada Council, Maquila Solidarity Network and Clean Clothes Campaign. Workers United is a fighting union of 150,000 workers throughout the United States and Canada, whose members work in the apparel, textile, retail, manufacturing, distribution, laundry, hospitality, food service, fitness and social service industries.

Penutupan pabrik garmen secara tiba-tiba telah menyebabkan 208 buruh di Kamboja tidak memiliki pekerjaan, gaji, atau kompensasi yang secara hukum seharusnya mereka dapatkan. Para buruh ini, kebanyakan perempuan, sudah setahun lebih berjuang menuntut keadilan. Pabrik garment tersebut, Chung Fai Knitwear, memproduksi pakaian untuk Marks & Spencer (Inggris), Nygård (Kanada) dan Bonmarché (Inggris). Para buruh terus melakukan perlawanan yang panjang.

Para buruh terus mempertahankan hak-hak mereka dengan mencegah pemilik perusahaan menjual sisa aset pabrik. Mereka menduduki pabrik dan melakukan upaya hukum. Mereka telah melakukan aksi protes di luar kantor Mark & ​​Spencer di Phnom Penh, di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja, dan di depan Pengadilan. Mereka juga sudah mengirim surat kepada perusahaan merek (Marks & Spencer, Nygård, dan Bonmarché) menuntut bantuan mereka menyelesaikan kasus ini. Tetapi semua upaya ini tidak berhasil. Saat ini para buruh, yang didukung oleh serikat buruh dan organisasi hak-hak buruh, menuntut agar perusahaan merek tersebut bertanggung jawab dan memastikan bahwa para buruh mendapatkan upah dan hak-hak lainnya sesuai dengan hukum.



Watch the video




Pesan anda akan di kirim ke alamat email berikut ini:
corporate.press@marks-and-spencer.com, Nygard.Public.Relations@Nygard.com, bonmarche.sc@fticonsulting.com, info@workersunitedunion.ca