Filipina: Desak DHL Hentikan Upaya Melemahkan Serikat Pekerja
![]() | Bekerja sama dengan Sentro ng mga Nagkakaisa at Progresibong Manggagawa (Pusat Pekerja Bersatu dan Progresif), SENTRO merupakan salah satu pusat utama serikat pekerja di Filipina yang menerapkan konsep serikat pekerja sebagai bagian dari gerakan sosial. SENTRO memiliki sekitar 85.000 anggota yang berasal dari sektor swasta dan publik, termasuk pekerja di sektor informal. SENTRO juga tergabung dalam International Trade Union Confederation. |
Demi mengatasi berbagai keluhan yang telah lama ada—termasuk upah rendah dan praktik tidak membayar upah yang seharusnya diterima pekerja (wage theft)—Para pekerja di gudang DHL Supply Chain di Sucat, Muntinlupa, membentuk serikat pekerja untuk melawan berbagai keluhan yang sudah terjadi lama, seperti upah rendah dan pencurian upah. Mereka berhasil memenangkan pemilihan sertifikasi pada 29 Mei 2026. Alih-alih berunding dengan serikat pekerja, manajemen mengumumkan bahwa gudang tersebut akan ditutup karena kontrak dengan jaringan supermarket tidak diperpanjang. Para pekerja menganggap tindakan itu sebagai upaya untuk meruntuhkan serikat pekerja, terutama karena pada bulan Desember DHL sudah mengumumkan bahwa mereka mendapatkan kontrak selama tiga tahun. Proses perundingan yang tertunda dan ancaman kehilangan pekerjaan mendorong para pekerja melakukan aksi mogok pada 17 Agustus. Mereka meminta DHL untuk menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (CBA) dan menjamin pekerjaan jika gudang Sucat kembali beroperasi.

